puisi
PUISI

Aku Lumpuh

Langit sedang apa?
dulu aku pernah mengeluh
tentang engkau yang sempat runtuh
juga tentang aku yang bermuara
lalu membaur dalam darah
ingatkah?

Kemarilah langit
bulan tak akan memaki
hanya karena engkau memeluk
seorang manusia lumpuh sepertiku

Duduklah bersamaku di sini
bumi sedang terlena irama hujan
tak mengapa

Mengapa kau heran, langit?
apa mungkin karena aku bilang aku lumpuh
namun kau melihatku semerdeka ini?

Iya langit, aku sempurna
sesempurna matamu menegaskan aku

Langit, sebagian diriku termakan masa lalu
tak mudah termaafkan
Sebagiannya lagi enak dilahap keangkuhan
Sebagian yang lain hancur ditelan kerakusan
Rakus pada persoalan kebahagiaan
Sebagian lagi sibuk memperdebatkan masa depan

Sebagian kecil yang lain
sedang bersamamu di sini
menatap wajahmu yang baru saja merekah
begitulah, aku lumpuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Gratis?    OK No thanks