aWAN KEMARILAH
PUISI

Awan Kemarilah

Ini aku
terbang bersama desiran angin
merangkak di tengah dinginnya kerinduan
bekukan denyut nadi

Awan, kemarilah
balutlah luka yang menggigil ini
Kemari, hiaslah dirimu
bersamaku di sini memanen rindu

Mungkin sepi akan dilewati langit
sebab kau terbang menjauhi dimensi

Awan, kemarilah
bersamaku bertahta di kerajaan hati
menguasai istana rindu
gagah dengan mahkota di kepala

Apakah langit pernah bercerita tentang kebahagiaan?
lihatlah puisi ini
tak mampu melukiskan kerinduan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Gratis?    OK No thanks