PUISI

Engkau Ibuku

Tidak seperti bunga kasturi
bukan pula sang melati
bahkan tidak sama dengan bunga terindah manapun
engkau adalah engkau

Bukan malaikat
ataupun peri dikebanyakan dongeng
wajahmu pun tak miliki cahaya bulan
engkau adalah engkau

Manusia, sama sepertiku
namun Tuhan anugerahkan hati istimewa untukmu
Ibu

Hati yang tak pernah lelah bertahan
akan sakitnya duri yang sering kutancapkan

Hati yang begitu lembut
selalu terjaga saat aku kesusahan

Hati yang selalu menyayangiku
seberat apapun beban yang kusimpan di atasnya

Hati yang selalu tersenyum
meski tak terhitung pedih yang kau rasakan

Ibu
aku disesaki kecemasan
dengan tanya
apakah aku mampu buatmu bahagia?

Bu, bolehkah kulihat luka hatimu?
meski tak sama saat kau menyelamatkanku
dari keterpurukan
namun ingin kukatakan
betapa aku menyayangimu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Gratis?    OK No thanks