Puisi Reandy Ramdiansyah
PUISI

Ruang Kosong

Sambil memeluk sepi
aku tertidur
mendengkur menahan malu
berkaca pada waktu yang lalu

Hina
memang hina
Setiap saat aku terjaga
merenungkan nasib menjadi pemuda

Haus cinta, haus bahagia
ibarat seekor anjing yang kelaparan
membabi-buta memburu penuh nafsu lara

Teriakpun susah
kerongkongan mengkerut basah
penuh darah
seperti tercekik tapi tidak ada apa-apa

Dadaku terasa sesak
kulihat cermin
tak menampakkan apa-apa

Aku berkabut lalu hilang
dijemput ruang kosong
Jika diibaratkan saat ini
aku seperti bintang
diantara ribuan lainnya
aku tak terang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Gratis?    OK No thanks