Untukmu yang sedang berjuang
MOTIVASI

Untukmu Yang Sedang Berjuang Ingatlah Selalu 5 Hal Ini

Gelombang kehidupan memang sangat dinamis. Kita tidak pernah tau kapan gelombang itu akan pasang maupun kapan gelombang itu akan surut. Hidup ‘memaksa’ kita untuk berjuang. Terus berjuang tanpa henti. Sebab jika kita menghentikan langkah kita, bisa-bisa kita hanyut terkoyak gelombangnya. Untukmu yang sedang berjuang ingatlah selalu 5 hal ini

Untukmu Yang Sedang Berjuang Ingatlah 5 Hal Ini

Sebagai manusia kita memiliki perannya masing-masing. Pada setiap peran yang kita lakoni, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul. Ada amanah besar yang harus dijaga. Kita harus mengemban peran itu dengan sebaik mungkin. Sampai Allah memberi kita perintah untuk pulang pada-Nya. Selama itu peran yang diberikan-Nya, harus kita lakukan dengan baik.

Hidup memang tak selalu mudah. Pun juga tak selalu susah. Kita harus berjuang untuk mendapatkan hal yang kita ingingkan. Berjalan menuju tujan itu berat, namun lebih berat jika hanya diam dan tidak berguna bagi peran kita. Ibarat sebuah film, jika ada salah satu saja pemain tidak memerankan perannya dengan baik, maka film itu sungguh tidak akan bisa dinikmati.

Begitupun dengan hidup. Jika kita tidak memerankan peran dengan baik, maka sungguh kita tidak akan bisa menikmati hidup. Berjuang adalah cara untuk menikmat hidup ini. Jangan pernah lelah untuk berjuang. Apalagi sampai bosan. Ingatlah 5 hal ini agar kamu tetap semangat dalam berjuang.

1. Ada keluarga yang selalu mendukung mu

Ditengah perjalananmu, mungkin dadamu akan terasa sesak. Jalan terjal yang kau tempuh mengakibatkan tubuh dan pikiranmu sangat lelah. Kau ingin menyerah saja. Rasanya tak sanggup lagi untuk melangkah. Ingin menyudahi saja.

Duhai kamu yang sedang berjuang. Tegapkanlah kembali bahu dan dagumu. Lihatlah di depanmu. Lihatlah di sekelilingmu. Kau memiliki keluarga yang sangat baik. Kamu beruntung sebab keluargamu selalu mendukungmu.

Keluarga adalah orang yang tak akan pernah lelah untuk mengulurkan tangan disaat kamu sedang tersungkur. Tataplah mata keluargamu. Di dalam binarnya ada harap yang besar. Lebih dari itu, sorot mata mereka adalah sorot mata doa yang khusyu’.

Semangatlah, kawan. Saya tau kamu lelah, namun kau sudah menempuh arah. Jalanmu sudah benar, tak salah! Teruslah berjuang sampai Allah menjemputmu pulang. Jangan hentikan langkahmu, perjuanganmu saat ini akan kau ceritakan dengan bangga di hadapan Allah. Tentu Allah akan senang mendengar kamu memerankan peran yang diberikan-Nya dengan sangat baik.

2. Kau sudah sampai di sini

Kamu sudah sampai di sini. Perjalananmu sudah kau lalui dengan baik. Lihatlah ke belakang, kau akan menemukan jejak langkah tegapmu melewati rintangan. Yakin ingin menyerah? jika kamu berhenti, maka ribuan jejak langkah itu tak lagi berarti. Kau akan benar-benar menyesalinya nanti. Sebab kau sudah sampai di sini, di separuh jalan menuju tujuan yang kau ingini. Sungguh akan konyol jika kamu menyia-nyiakan apa yang sudah kamu lewati selama ini.

3. Allah ada bersamamu

Allah ada bersamamu. Kamu harus tahu bahwa kamu tidak akan pernah berjuang sendirian. Allah hadir bersamamu di setiap waktu. Di setiap embusan napas yang kau hirup. Kuatlah, kawan! Kau sedang didampingi oleh Allah yang Maha Kuat.

4. Selalu ada kemudahan di dalam kesulitan

untukmu yang sedang berjuang

Allah Ar-Rahman yang dengan kasih sayangnya selalu menemanimu. Dia tidak akan pernah memberikan bebasn melewati kemampuanmu. Berbanggalah, kawan. Kamu itu keren! karena belum tentu orang lain sanggup berjuang sebegitu hebatnya sepertimu. Allah tidak akan membiarkanmu dalam kesulitan. Dia hanya ingin melihat kegigihanmu dalamn berjuang. Allah akan memberikan hadia untukmu yang sedang berjuang.

5. Kamu pasti sampai

Tidak perlu khawatir dengan tujuanmu. Tidak perlu memikirkan kau akan sampai atau tidak. Suatu hari nanti kamu pasti sampai pada tujuanmu. Untukmu yang sedang berjuang, suatu saat kamu akan mensyukuri perjuanganmu hari ini. Kamu yang sekarang sedang berjuang sesungguhnya sedang menolong dirimu sendiri di masa depan. Sabarlah, kamu pasti sampai.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Gratis?    OK No thanks